MONYET VS BEBAN HIDUP
Februari 15, 2008
linson
Di beberapa negara pantai Afrika, penduduk setempat mempunyai cara yang unik untuk menangkap monyet yang sering mengganggu pertanian mereka. Buah kelapa dilubangi pas sebesar tangan monyet, sehingga tangan monyet bisa masuk dan keluar, namun tidak bisa keluar bila dalam keadaan tergenggam.
Lalu penduduk akan memasukkan biji kacang ke dalam lubang kelapa, yang kemudian membiarkan kelapa berserakan di tanah. Tentu ketika monyet datang ke area pertanian, mereka sangat senang mencium bau kacang, lalu memasukkan tangannya ke dalam kelapa yang berlubang tersebut. Dengan tangan tergenggam kacang, kedua tangan monyet akan berat karena ada beban kelapa yang menggantung tersebut.
Dalam keadaan demikian, penduduk akan tiba-tiba datang menyerang monyet-monyet yang lamban bergerak karena tidak mau melepaskan genggaman kacang yang membebani tubuhnya. Bisa dibayangkan akhirnya bagaimana nasib monyet-monyet tersebut.
Gambaran cerita tersebut di atas sering menjadi lukisan, bagaimana kehidupan kita, sering menjadi korban karena kita tidak bersedia melepaskan beban-beban yang kita genggam. Bukankah Tuhan Yesus sudah menyelamatkan kita? Mengapa kita masih menggenggam sesuatu yang dapat memberatkan hidup kita? Jangan biarkan dosa dan iblis membutakan mata rohani kita, larilah bersama Yesus, tinggalkan beban hidupmu.
Entry Filed under: Uncategorized
Satu komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed
1.
Advendy |
Februari 18, 2008 pukul 1:37 am
Selamat atas launchingnya blog Linson. Saya juga punya blog, tp tak pernah dimaintain. Dengan munculnya blog Linson saya akan aktif lagi. Good luck..